Thursday, November 17, 2016

14 Tips Sederhana Memaksimalkan Kinerja Otak

Tentu saja semua orang menginginkan otak tetap prima hingga usia lanjut. Namun, seiring bertambahnya usia biasanya otak akan mengalami kemunduran kemampuan. Belum lagi risiko beberapa penyakit otak seperti alzheimer, dementia atau kemunduran memori. Sebelum hal itu terjadi, tips-tips sederhana di bawah ini bisa dicoba.


1. Bangun Pagi Dan Hirup Kopi
menghirup aroma kopi dapat meningkatkan kinerja otak
Berdasarkan penelitian di Jepang, aroma kopi dapat merangsang otak. Karena itu, sebelum menikmati secangkir kopi setiap pagi, hirup baunya dalam-dalam. Meski Anda tidak suka minum kopi, tidak ada salahnya mencium bau kopi setiap pagi.





2. Olahraga Rutin


Anda dapat melakukan olahraga sederhana seperti berlatih  mengangkat beban, jogging atau bersepedahippocampus, bagian otak yang mengatur ingatan dan orientasi.
Lakukan olahraga setidaknya seminngu sekali karena olahraga dapat meningkatkan kinerja



3. Memperbanyak Makanan Untuk Otak

Pilihlah bahan makanan yang mengandung omega-3 seperti ikan dan serealia utuh. Omega-3 dapat meningkatkan penalaran non verbal dan kosa kata. Selain itu, konsumsilah bahan makanan yang mengandung luteolin seperti wortel, seledri, paprika hijau, atau minyak zaitun karena luteolin mampu mengurangi risiko dementia, penyakit kemunduran otak.




4. Berkendara Tanpa GPS
Meski terlihat membantu, GPS sebenarnya membuat anda berhenti menggunakan hippocampus dan bagian otak yang melibatkan navigasi ruang. Aktivitas otak Anda memuncak di pagi hari, jadi jangan banyak menggunakan GPS kecuali tersesat.


5. Main Game Asah Otak

scrabble

Saat ada waktu luang, mainkan game sederhana untuk mengasah otak seperti sudoku, mengisi TTS atau scrable. Jika tidak mau repot, unduh beberapa game tersebut di handphone Anda. Tantangan untuk mempelajari hal baru dapat membuat otak Anda lebih sehat.



6. Langgar Rutinitas
Salah satu kunci untuk kesehatan otak yaitu melanggar rutinitas.Perubahan kecil pada kegiatan sehari-hari dapat merangsang aktivitas otak. Anda bisa mencoba untuk mengambil rute yang berbeda saat pergi ke kantor , mengunduh beberapa lagu baru atau hanya sekedar memindahkan letak jam tangan Anda.



7. Tes Mata Dan Telinga Anda


Rajin-rajinlah memeriksakan mata dan telinga Anda setidaknya sekali dalam setahun. Mata dan telinga merupakan saluran informasi untuk masuk ke otak. Jadi, sangat penting untuk menjaga kesehatan keduanya.



8. Berhenti Merokok
Memelihara kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kemunduran memori dan kemampuan berpikir menurut penelitian di Perancis.



9. Tidur Siang Sejenak


Tidur siang berguna untuk membersihkan memori jangka pendek sehingga memberi ruang untuk hal-hal baru. Tidak perlu terlalu lama, cukup 15-30 menit untuk mengistirahatkan otak.



10. Kuasai Hal Baru


Pilihlah kegiatan yang menyenagkan, tetapi menantang mental. Misalnya mempelajari bahasa baru, belajar merajut, belajar alat musik tertentu, belajar memasak atau menguasai lagu baru.



11. Browsing Cerdas


Sering-seringlah berselancar di dunia maya. Bukan hanya untuk eksis di media sosial, tetapi jelajahilah blog, situs berita, atau situs-situs yang menarik dan menambah wawasan Anda. Beberapa ahli percaya bahwa internet turut membangun sel otak.



12. Matikan Semua Gadget


Hindari membawa gadget ke tempat tidur. Cahaya yang dihasilkan laptop, smartphone, dan alat pendukung lainnya dapat memengaruhi kualitas tidur Anda karena cahaya tersebut merangsang otak untuk tetap bekerja. Jadi, matikan semua gadged sebelum Anda tidur, maka tidur Anda akan nyenyak dan bangun lebih segar.






13. Kurangi Nonton Televisi


Bagi Anda yang berusia 40 hingga 50 tahun, risiko dementia naik 1,3 persen untuk setiap jam yang ANda habiskan di depan televisi. Sementara, setiap jam yang Anda habiskan untuk mempelajari hal-hal baru mengurangi risiko alzheimer hingga 16 persen. Dan satu jam bersosialisasi menurunkan risiko terkena
penyakit tua itu hingga 18 persen. Jadi, jangan habiskan waktu Anda untuk menonton televisi.





14. Akrab Dengan Keluarga
Lebih akrab dengan keluarga berpengaruh baik untuk otak. Miliki hubungan yang erat setidaknya dengan satu atau dua orang.






No comments:

Post a Comment